DILAN 1990


RESENI NOVEL DILAN 1990
1.Sinopsis: Novel dilan: dia adalah dilanku tahun 1990 menceritakan tentang kisah cinta Milea. Milea adalah seorang murid baru pindahan dari Jakarta. Dan di saat ia berjalan menuju sekolah, ia bertemu dengan seorang teman satu sekolahnya, seorang peramal. Peramal itu mengatakan bahwa nanti mereka akan bertemu di kantin. Awalnya Milea tidak menghiraukan laki-laki peramal itu, tapi setiap hari laki-laki peramal tersebut selalu mengganggunya. Mau tidak mau, Milea mulai mencari tahu, laki-laki peramal itu bernama Dilan. Suatu hari, saat Dilan mengikuti Milea pulang dengan angkot ia berkata, “Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja”. Perkataan Dilan itu membuat hati Milea berdebar-debar, mungkin ia kaget atas ucapan Dilan. Milea diam mendengar ucapan itu, ia juga memikirkan Beni, pacarnya yang ada di Jakarta. Dilan mendekati Milea dengan cara yang tidak biasa, mungkin itu yang membuat Milea selalu memikirkannya. Dilan memberikan coklat kepada Milea melalui tukang pos, Dilan membawa Bi Asih untuk memijiti Milea saat sedang sakit, Dilan memberikan hadiah Teka Teki Silang pada Milea sebagai hadiah ulang tahun dengan sebuah tulisan “Selamat ulang tahun, Milea. Ini hadiah untukmu, Cuma TTS. Tapi sudah kuisi semua. Aku sayang kamu. Aku tidak mau kamu pusing kaena harus mengisinya. Dilan” Akankah Dilan dan Milea bersatu?
2.Identitas buku:
·       Judul buku: Dilan 1990
·       Tahun terbit: 2014
·       Kota terbit: Bandung
·       Catatan ke: 2
·       Penerbit: Pastel books
·       Penulis: Pidi Baiq
·       Jumlah halaman: 332 halaman
3.Analisis unsur intrinsic
·       Penokohan: -Milea: baik, cantik, sopan, pintar, penyayang
                                  -Dilan: humoris, baik, sopan, pintar,penyayang
                                  -Beni; pemarah, manja, posesif, kasar
                                  -Lusy: baik hati, perhatian
                                  -Bunda: penyayang, humoris, baik, perhatian
                                  -Bi eem: ramah, baik hati
·       Tema: Percintaan & persahabatan
·       -Latar tempat:sekolah, rumah milea, rumah dilan, warung bi eem, dan Jakarta
-Latar waktu: pagi, siang, sore, malam
-Latar suasana: bahagia, tegang, sedih
·       Alur: maju mundur (campuran)
·       Sudut pandang:orang pertama karena menggunakan kata aku
·       Amanat: novel ini mengajarkan kita bahwa kesederhanaan merupakan dasar kebahagiaan bagi setiap manusia, selain itu  bersikap baiklah kpada perempuan,karena laki laki harus melindungi perempuan bukan melukai perempuan
·       Gaya bahasa: bahasa sehari hari seperti saya,kamu,lo,gue
4.Analisis unsur ekstrinsik
·       Nilai moral: nilai moral yang terdapat dalam novel ini adalah bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukan
·       Nilai social: adanya rasa kesetia kawanan didalam novel ini, meski mereka memiliki banyak rintangan dan masalah tapi mereka tidak pernah lari dari masalah yang ada
·       Nlai budaya: di dalam novel ini menggmbarkan aturan Bandung dalam kegiatan sehari hari
·       Nilai agama:walaupun Dilan anggota geng motor dan serin bolos,tapi iya tidak perna melewatkan tugasnya sebagai seorang yang memiliki agama dan selalu memaafkan itulah yang dilakukan Dilan
5.kelebihan novel:
        -Dapat membuat cerita lebih hidup hanya dengan dialog
        -Membuat para pembaca merasa baper dengan kalimat yang diucapkan oleh dilan
        -Bahasa yang digunakan sederhana,tidak berlebihan tapi romantic
6.kekurangan novel:- Deskripsi mengenai tokoh kurang detail
                                   - Kurang konsisten dalam penggunaan kata seperti gak,engga
                                   -Akhir buku terasa tanggung (meskipun bukan benar benar berakhir,
                                    mengingat adanya yang kedua 1991)
                                 -Beberapa humor terasa garing dan terkesan di paksakan
7.Kesimpilan: yang terdapapat di dalam novel lebih pada memberikan gambaran terhadap
                         Sikap Dilan oleh pendapat pendapat para pembaca sinopsis novel Dilan
                        Milea dan tokoh lainnya seakan menghilang dan hanya Dilan lah yang menj-
                        adi titik utama para pembaca akan tetapi, hal inilah yang menjadikan novel
                        Dilan semakin menarik karena pembaca dibuat penasaran dengan alur
                        cerita, dan karakter dari masing masing tokohnya yang tidak di ungkapkan
                        oleh pengarang dalam sinopsisnya dan beberapa kalimat yang terdapat
                        dalam percakapan antara Dilan dan Milea yang dijadikan sebagai bagian
                        menarik dari novel tersebut

Komentar

  1. Cerita ttng masa, masa SMA, cerita ttng kehidupan yg beragama, dan adaptasi terhadap lingkungan sekitar, cara pergaulan yg mengajarkan sisi positive,...

    BalasHapus
  2. Mantap ro.
    Ja kin km erlajar erban bge e?

    BalasHapus
  3. resensi yang anda buat bagus dan sangat penting untuk di pelajari:)

    BalasHapus
  4. Resensi yang bagus, dan jadi penasaran untuk menyimak ceritanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih, jika anda penasaran silahkan tonton kisah nya di youtube

      Hapus
  5. Resensinya bagus, bisa membantu kami menambah wawasan.

    BalasHapus

Posting Komentar